Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Agustus 2011

5 Manfaat Bermain di Luar Rumah Bagi Anak-anak

0 komentar

Saat ini jarang ditemukan anak-anak yang bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Padahal ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan si kecil dari bermain bersama ini.

Orangtua sebaiknya tidak meremehkan permainan anak-anak, karena permainan itu bisa mengembangkan keterampilan penting yang nantinya diperlukan anak serta mempersiapkan otak anak untuk menerima tantangan ketika dewasa kelak.

Namun para ahli perkembangan anak menuturkan bahwa jumlah anak yang bermain bebas selama 3 dekade terakhir telah menyusut, anak-anak cenderung lebih banyak bermain video game di dalam rumah atau menonton televisi.

Berikut ini 5 manfaat yang bisa didapatkan si kecil jika ia bermain bebas diluar rumah bersama teman-temannya, seperti dikutip dari Livescience, yaitu:

1. Memiliki perilaku yang lebih baik
Studi tahun 2009 yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics menunjukkan bahwa anak-anak memiliki perilaku lebih baik jika ia memiliki waktu untuk bermain dengan teman-temannya di taman bermain.

2. Mengajarkan toleransi pada anak
Studi yang dipublikasikan dalam Early Childhood Education Journal tahun 2007 mengungkapkan bahwa bermain bebas membantu anak memiliki kesadaran atau toleransi terhadap orang lain serta mengatur emosinya.

“Bermain juga membuat anak mengerti tentang aturan-aturan sosial yang ada,” ujar Kathy Hirsch-Pasek, seorang psikolog perkembhangan anak di Temple University.

3. Membuat anak bergerak
Berlari-larian atau memanjat mainan membuat anak lebih banyak bergerak dibanding hanya menonton televisi atau bermain komputer. Jika anak-anak sudah terbiasa aktif, maka ia akan menjadi orang dewasa yang aktif, sehingga mengurangi risiko jantung, obesitas dan penyakit lainnya.

4. Belajar sambil bermain
Permainan tertentu bisa membuat anak bermain sambil belajar, seperti halnya berhitung. Dengan begitu anak lebih mudah untuk belajar angka atau pertambahan jika permainan yang dilakukan menggunakan skor.

5. Bermain adalah hal yang menyenangkan bagi anak
Hirsch-Pasek menuturkan bermain adalah salah satu hal alami yang dibutuhkan oleh anak-anak, yang mana ia bisa berkumpul dengan teman-temannya dan merasa bebas bereksperimen. Selain itu bermain juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan motorik anak.

source : http://www.detikhealth.com/read/2011/08/13/120347/1702947/764/manfaat-bermain-di-luar-rumah-bagi-si-kecil?ld991103763

selengkapnya >>

Sabtu, 30 April 2011

10 menu makanan wajib untuk anak yang cerdas dan berprestasi

0 komentar

Mempunyai anak yang pintar dan cerdas adalah keinginan setiap orang tua, tapi terkadang kita tidak tahu apa yang harus di lakukan, tips apa dan makanan apa yang akan merangsang pertumbuhan otak anak kita agar cerdas cemerlang. Cobalah untuk memperhatikan dengan jeli kebutuhan gizi dan nutrisi mereka setiap hari. Selain itu, ada baiknya pula memasukan 10 jenis makanan terbaik berikut ini. Makanan yang dijuluki “Brain Food” ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak.


1. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 – DHA and EPA – yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

3. Selai kacang
“Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.


4. Gandum murni
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat/Oatmeal
Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng — yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.

6. Berry
Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker.

Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.

7. Kacang-kacangan
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang.

Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya — khususnya ALA – jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .

8. Sayuran berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan Yogurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat .

Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme — tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh . Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi.

selengkapnya >>

Cegah kegemukan pada anak sejak dini itu mudah sebelum terlambat

0 komentar
Memiliki anak gemuk dan montok merupakan idaman tiap orang tua. Masih banyak anggapan yang beredar di masyarakat kalau anak yang sehat ditandai dengan bertambahnya berat badan. Sayangnya bila pertambahan berat badan terlalu drastis akan menimbulkan masalah baru bagi anak tersebut.

Anak akan merasa rendah diri di lingkungannya karena terus diejek oleh temannya. Anak akan kesulitan melakukan aktifitas yang mengutamakan fisik. Anak juga akan mudah terserang beberapa penyakit seperti sesak nafas dan lain lain. Semua itu tentu akan menganggu prestasi anak tersebut di sekolah.

Berikut beberapa tips untuk mencegah anak menjadi terlalu gemuk :

1. Berilah anak contoh bagaimana gaya hidup yang sehat. Anda tidak akan dapat mengajari anak anda kebiasaan hidup sehat sementara kebiasaan hidup anda sendiri acak acakan. Sebagai orang tua, anda harus bisa menjadi teladan. Beberapa orang tua ada yang berperilaku sehat saat berada di depan anak anak, padahal bisa jadi sang anak tahu trik yang dilakukan oleh orang tua mereka tersebut. Dengan berperilaku sehat, anda tidak hanya mengajari anak anda bagaimana hidup sehat, namun perilaku itu juga berguna untuk kesehatan anda sendiri.

2. Mulailah sejak dini. Mulailah mengajari anak hidup sehat sedini mungkin. Kebiasaan ini akan lebih mudah diajari pada usia dini karena anak anak belum terlalu banyak pilihan. Sayangnya banyak orang tua belum menyadari hal ini sehingga beberapa diantara mereka telat mengajari anak makan sayuran misalnya.

3. Biasakan makan dengan anak anak. Akhir akhir ini banyak keluarga yang sudah meninggalkan kebiasaan makan bersama. Mereka lebih memilih makan sendiri sendiri pada tempat yang berbeda beda. Bagaimana para orang tua bisa memberi contoh makanan yang sehat sementara mereka makan terpisah dari anak mereka. Dengan makan bersama, anda sebagai orang tua bisa memonitor apa yang dimakan oleh anak anda dan bisa menjelaskan kegunaan dari makanan itu. Anda juga bisa mengajari mereka bagaimana cara makan yang benar.

4. Doronglah anak untuk beraktifitas. Banyak orang tua yang melarang anaknya terlalu banyak beraktifitas dengan berbagai alasan. Terkadang alasan tersebut hanya berdasarkan kepentingan orang tua, padahal anak membutuhkan banyak gerak untuk membakar energi yang tersimpan dalam tubuhnya. Menumpuknya energi dalam tubuh akan menyebabkan anak menjadi gemuk. Ajaklah anak berolah raga, bermain dan beraktifitas yang menggerakan tubuh lainnya.

5. Bantulah anak untuk mencari teman. Pertemanan akan membuat anak lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain. Dengan banyak bermain akan terbakar lebih banyak energi sehingga anak tidak menjadi gemuk. Pertemanan juga akan meningkatkan sosialisasi anak kita.

6. Berikan penghargaan. Jika anak anda telah melakukan gaya hidup yang sehat, perlihatkan pada mereka kalau anda merasa senang dan bangga. Sebaliknya, berikanlah hukuman bila anak anda melakukan kebiasaan yang buruk. Hal ini akan mendorong perilaku yang sehat pada diri anak anda.

7. Belajarlah untuk berkata tidak. Ingatlah kalau anda mengajari anak anda untuk hidup sehat adalah karena anda mencintai mereka. Beranilah mengatakan tidak jika anda merasa apa yang diminta anak anda tidak sesuai dengan tujuan anda untuk mengajari mereka cara hidup sehat. Jangan terlalu mengikuti kemauan anak anda.

8. Tambahan vitamin. Harap diingat bahwa makanan yang dikonsumsi anak anda tidak selalu mengandung cukup nutrisi yang mereka butuhkan. Oleh karena itu, berikanlah mereka tambahan vitamin dan mineral. Berikanlah sediaan vitamin yang mereka sukai baik dari segi rasa maupun kemasan guna menjamin kedisiplinan mereka mengkonsumsinya.

9. Pemeriksaan kesehatan. Anda harus selalu yakin kalau anak anda dalam kondisi yang sehat. Bila tidak, segeralah ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Lebih bagus lagi bila anda memeriksakan kesehatan anak anda secara teratur ke dokter keluarga dan dokter gigi. Dengan pemeriksaan teratur, anda juga bisa mendapatkan nasihat bagaimana membesarkan anak yang benar agar anak anda tumbuh sehat.

10. Berikan tantangan. Bila ada kesempatan berikanlah anak anda makanan sehat yang belum pernah mereka konsumsi sebelumnya. Anak sangat menyukai tantangan. Dengan demikian anak anda akan memiliki banyak pilihan makanan sehat dalam hidupnya.
selengkapnya >>

7 cara terbaik cepat dan tepat agar menumbuhkan mental keberanian pada anak

0 komentar
Menjadikan anak kita cerdas dan berani adalah tugas setiap orang tua yang menginginkan anak anaknya dapat tumbuh kembang dengan baik dan wajar.
berikut ini adalah 7 cara terbaik cepat dan tepat agar menumbuhkan mental keberanian pada anak, semoga bermanfaat

  1. Memberikan perhatian serius dan kontak mata ketika anak menyampaikan pendapat atau perasaannya.
  2. Mendengarkan dengan sabar tentang apa yang coba diutarakannya. Kemampuan anak dalam memilih kosa kata lebih lambat daripada orang dewasa.
  3. Mendengarkan tanpa memotong pembicaraan. Jangan menyela sebelum ia selesai berbicara. Sulit memang untuk menyimak dan menangkap isi pembicaraannya, tapi hargai hak mereka untuk berbicara dan memberi pendapat.
  4. Menunjukkan ketertarikan ketika anak berbicara. Mintalah anak untuk berpendapat tentang hal yang dilakukannya. Bila Anda menunjukkan ketertarikan akan ide dan perasaannya, tentu ia akan merasa nyaman memberikan pendapatnya pada Anda.
  5. Memperhatikan hal menarik yang diungkapkan anak. Dalam obrolannya, ada suatu hal yang membuat Anda tertarik. Gali dengan pertanyaan baru tentang hal menarik itu, maka anak akan merasa dihargai akan merangsang kepercayaan dirinya dalam berpendapat.
  6. Merefleksikan perasaan kita pada anak. Kunci sukses mengobrol dengan anak adalah menempatkan diri kita pada ’sepatu’ lawan bicara. Gunakan gaya empati saat berbicara dengan anak. Caranya bisa dengan membantu anak mengenali perasaannya sendiri. Misalnya, ”Mama ngerti kenapa kamu sebal sama gurumu itu”.
  7. Mempertegas hal-hal yang disampaikan anak dengan bahasa kita. Kosa kata kita yang beragam akan membantunya mengenali konsep dan ide.
selengkapnya >>